=>

=>

Google Flag Translator(terjemahan)

English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Tampilkan postingan dengan label karakter. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label karakter. Tampilkan semua postingan

Selasa, 17 Mei 2016

10 karakter pemenang dan 10 karakter pecundang.


a.       Pemenang sejati ketika salah mengatakan “saya salah”,pecundang mengatakan “ini bukan salah saya”
b.      Pemenang sejati mengatakan “saya  sudah baik tetapi saya harus lebih baik lagi”,pecundang mengatakan “saya gak sejelek orang lain”
c.       Pemenang sejati selalu belajar dari orang yang lebik baik darinya,pecundang menjatuhkan orang lain
d.      Pemenang sejati mari saya kerjakan untuk anda,pecundang mengatakan “ini bukan pekerjaan saya”
e.      Pemenang sejati  mengatakan “pasti ada cara lain yang lebih baik untuk mengerjakannya”,pecundang mengatakan “begitulah biasanya dikerjakan disini”
f.        Pemenang sejati  mengatakan “ini sulit tapi mungkin”,pecundang mengatakan “ini mungkin tapi sangat sulit mengerjakannya”
g.       Pemenang sejati selalu mempunyai rencana,pecundang selalu mencari alasan
h.      Pemenang sejati mempunyai komitme-komitmen,pecundang  hanya janji-janji saja
i.         Pemenang sejati selalu menjadi bagian jawaban,pecundang selalu menadi masalah
j.        Pemenang sejati selalu mengerjakan tugas sampai tuntas,pecundang  selalu tanggung-tanggung dan tak pernah tuntas mengerjakan tugas
Nah demikianlah.....Rekan dan rekanita netter yang budiman,termasuk manakah kalian,?choice is yours...............

Senin, 16 Mei 2016

Template kop surat dan inventarisasi potensi kader IPPNU 2016

langsung aja di download disini
komplit...semuanya ada :)

Template Surat Menyurat dan administrasi terbaru IPNU 2016

ini adalah hasil diklat kemarin
bisa di download disini

Kutipan Teks Asli Hasil Kongres ippnu pertama tahun 1956 PART 1

Pokok 2 keputusan konferensi besar pertama
Ikatan Peladjar Puteri N.U. seluruh Indonesia
Di Solo
1. Status :Berdiri sendiri,dibawah pengawasan maarief N.U. dan Muslimat N.U.
2. Mengesahkan Lentjana (insigne)I.P.P.N.U.
3. Mengesahkan perobahan2 Redactioneel Anggaran dasar
4. Mengesahkan Anggaran Rumah Tangga
5. Mengesahkan pimpinan pusat jang berkedudukan di Solo ,jang terdiri dari:
Ketua Umum :Basjiroh Sjaimuri
Ketua I : Umroh Wahib Wahab
Sekdjen. : Sjamsijah Mutojib
6. Mengeluarkan resolusi2 kepada Maarief N.U. dan pemerintah
PEROBAHAN ANGGARAN DASAR
Fatsal 1:
Nama:Organisasi ini bernama Ikatan Peladjar Puteri Nahdlatul Ulama atau disingkat I.P.P.N.U.
Fatsal 2:
Dasar: Organisasi ini berdasar islam berhaluan salah satu dari madzhab empat(Chanafi,Maliki,Sjafii,Chambali)
Fatsal 3:
Tudjuan:Tegak dan berkembang nja agama Islam
Fatsal 4:
Usaha:1.Menjadarkan anggauta2nja dalam memperluas serta mengamalkan penetahuannja di sagala lapangan.2.mewudjudkan eratnja perhubungan peladjar 2 puteri Islam terutama dibawah bimbingan N.U.
Fatsal 5:
Keanggautaan:1.peladjar puteri di pesanteren2 dan madrasah Tsanawiyah /sekolah menengah keatas
Fatsal 6:
Pimpinan :ajat 2 dan 3 (Pimpinan daerah dan wilayah )dihapus
Fatsal 7:
Kepengurusan:
Fatsal 8:
Permusjawaratan :no 2 dan 3(konperensi wilajah dan daerah)dihapus
Fatsal 9:
Mu’tamar :Mu’tamar diadakan se-kurang2 nja 2 th sekali
Fatsal 10:
Keuangan :Bantuan serta usaha yang chalal serta tidak mengikat
Noot : keputusan ini adalah untuk merobah /menambah Anggaran Dasar jang telah disusun
Oleh Dewan Harian jang dimuat pada halamn 26 dan 27

KEPUTUSAN –LEPUTUSAN LAIN
1. Keolahragaan:
a. Tempat:tersendiri
b. Pakaian :Tjelana Pandjang berkaret dibawah ,di atas pakai blus jang pandjangnja sampai siku,warna putih
c. Matjam:Segala matjan olahraga asal tidak melampaui kekuatan wanita
2. Pakaian resmi
a. Dalam menghadliri upatjara resmi jang diadakan oleh kalangan N.U.diharuskan berkain
b. Dalam menghadliri upatjara 2 jang diadakan oleh kalangan lain diharapkan dengan sangat lagi hormat supaja sedapat mungkin berkain

3. Lentjana (berbentuk segitiga) dengan arti lambang
a. Segitiga berarti :Iman,Islam dan Ichsan
b. Bintang sembian(lambang N.U.) 4-Qur’an,Hadits,Ijma’,Qias
4-madzhab empat/sochabat
c. 2 Bulu 2 buku :Menuntuk Pengetahuan Agama dan Umum dengan actief membatja dan menulis
d. 2 bunga :Perpaduan antara Puteri2 Pondok /Pesanteren dengan Puteri2 peladjar Umum
4. Lain-lain
1. Menerbitkan Madjalah2,Risalah2dan lain2 guna mendjaga pendidikan rochani bagi para anggauta I.P.P.N.U. dan untuk memperluas Sjiar organisasi
2. Mengusahakan pengiriman peladjar2 N.U. keluar negeri Untuk memperdalam ilmu pengetahuannja
3. Mengusahakan berdirinja sekolah 2 chusus Agama

5. Resolusi-resolusi
a. Mendesak P.B.Maarief N.U.
1. Supaja mendirikan balai2 pendidikan /sekolahan2/pondok2 chusus puteri ,guna memperbanyak kader2 dan muballih 2 N.U.
2. Supaja mengadakan uni formiteit peladjaran dan pendidikan disekolah2 N.U.
3. Ditempat tertentu jang memperlukannja,hendaknja P.B.N.U. memberikan bantuannja guna mendirikan asrama2 untuk menampung peladjar2 N.U.dari luar daerah
b. Mendesak kepada pemerintah
1. Supaja mata peladjara agama disekolah2 negeri dijadikan mata – peladjaran pokok
2. Supaja menambah djam peladjaran untuk mata peladjaran agama
3. Supaja mendirikan tempat2 ibadah di sekolah2 negeri
4. Supaja benar2 mengadakan perpisahan antara peladjar2 putera dan puteri disekolah-sekolah
5. Supaja mengusahakan turunnja harga buku-buku
6. Supaja dihapuskan  voor-film jang tjabul

Template lengkap dan juknis Administrasi IPPNU 2016

ini adalah hasil diklat kemarin 14 mei 2016
download disini

Pembelajaran organisasi dan tipe kepemimpinan

                                                            Oleh :Bpk Yusuf Karomaini
                                                           Guru Sosiologi MAN 3 KEDIRI

Dalam beberapa dasawarsa terakhir ini ,teknologi informasi telah menumbuhkan suatu ekonomi baru dimana pengolahan informasi dan pencarian ilmu dan teknologi telah menjadi sumber utama produktifitas.pada sistem ekonomi klasik sistem produktifitas dihasilkan melalui proses manajemen dan teknologi dan kombinasi sumberdaya alam,uang dan sumberdaya manusia
Sedangkan pada ekonomi baru ,produktifitas tumbuh dari mendidik tenaga kerja dalam memperoleh kecakapan baru berdasarkan pengetahuan baru.
Manajemen pengetahuan (knowledge management) ,modal intelektual(intelectual capital),dan pembelajaran organisasi (organizational learning)enjadi konsep baru dalam teori manajemen.
Dipenghujung abad 20 konsep manajemen pengetahuan dan pembelajaran organisasi tlah mejadi foks teori inti manajemen,pakar teori organisasi Ikka Toumi dalam bukunya “CORPORATE KNOWLEDGE”mengajukan teori integrasi manajemen pengetahuan sebagai model pecipta berdasarkan karya Ikujiro Nonaka yang memperkenalkan perusahaan pecipta pengetahuan (knowledge creating company)
Toumi dan Nonaka berpandangan bahwapengetahuan yang selalu diciptakan oleh individu-individu dapat dimunculkan dan diperluas oleh organisasi melalui interaksi sosial dimana pengetahuan tersirat(tacit knowledge) dapat diubah menjadi pengetahuan tersurat (explicit knowledge),oleh karena itu proses penciptaan organisasi harus dipahami sebagai proses
Penciptaan pengetahuan dalam organisasi harus dipahami sebagai proses yang secara organisasional memperkuat pengetahuan yang diciptakan oleh individu dan pebentukannya merupakan bagian dari jaringan pengetahuan organisasi.
Pembelajaran organisasi adalah fenomena sosial karena pengetahuan tersirat yang mendasari pengetahuan tersurat yang dihasilkan secara kolektif serta telah disadari oleh para pakar kognitif bahwa pengetahuan tersurat mempunyai dimensi sosial karena hakikat dan reflektif bersifat sosial.
Pemahaman sistemik tentang kehidupan dan kognitif memperjelas bahwa pembelajaran organisasi mempunya i aspek individual dan sosial.
Pemahaman tentang model penciptaan pengetahuan memiliki implikasi penting terhadap manajemen pengetahuan.memberlakukan pengetahuan suatu entitas yang berdiri sendiri terlepas dari orang atau konteks sosial tidak akan memperbaiki pembelajaran organisasi ,seperti yang dikatakan oleh Margareth Weathly dalam tulisanya yang berjudul “The Real Work Knowledge Management”bila kita ingin berhasil dengan manajemen pengetahuan maka kita harus mengurus dinaika dan kebutuhan manusia.
Pengetahuan bukan aset dan modal tetapi manusialah..
Pada suatu organisasi yang hidup ,penciptaan pengetahan terjadi secara alamiah. Berbagi pengetahuan antar kolega dalam organisasi merupakan hal yang manusiawi dan membahagiakan.
Seperti yang disampaikan oleh Weathly “bekerja bagi suatu organisasi yang sungguh-sungguh untuk menciptakan suatu pengetahuan adalah suatu motivator yang jitu ,bukan karena Organisasi yang lebih menguntungkan tetapi karena kehidupan kita akan terasa lebih bermakna ,
Pembelajaran oganisasi dan manajemen pengetahuan mensyaratkan pimpinan yang dapat memunculkan pembaharuan dan menciptakan kondisi dan memudakan memunculkan spontanitas yang kreatif sehingga memunculkan sesuatu yang baru sehingga dapat membangun jaringan-jaringan komunikasi yang aktif dan banya lingkaran umpan balik ,sifat keterbukaan akan memunculkan gagasan-gagasan baru dan spontanitas sehingga organisasi perlu terbuka pada setiap gagasan dan pengetahuan baru melalui budaya pembelajaran yang memfasilitasi dialog dan menghargai setiap pemikiran dan inovasi.
Yang dibutuhkan adalah pemimpin ‘pelatih”(choaching Leader)yanitu pemimpin yang mampu membimbing anggotanya secara tebuka dan merangsang anggotanya untuk mengeluarkan gagasan-gagasan yang kreatif melalui pendekatan yang merangsang partisipasi-partisipasi anggotanya.
Menciptakan suasana yang positif dan kompetitif dalam setiap anggota-anggotanya ,sehingga proses kreatif inovatif dapat dilakukan secara berkesinambungan.
Pemimpin perlu mempunyai visi kedepan serta dapat memprediksi dan memahami perubahan dan hasil gagasan spontanitas dan mengintegrasikan kedalam rancangan organisasi.
Tidak semua gagasan spontanitas dapat berlanjut serta dapat menciptakan perubahan-perubahan nyata ,oleh karena itu kebebasan bereksperimen sangat dianjurkan,kesalahan dapat ditoleransi dan pembelajaran dapat dinilai dengan keberhasilan.
Kekuasaan kolektif dilakukan melalui proses muncul nya struktur-struktur baru selalu merubah relasi kekuasaan melalui proses pemunculan spontanitas dalam komunitas.pemimpin yang memudahkan munculnya spontanitas dengan menggunakan kekuasaa untuk memberi kekuasaan pada yang lain sehingga memungkinkan adanya kekuasaan kepemimpinan yang tersebar.
Hal ini tidak berarti ditumbuhkannya kepemimpinan kolektif dengan beberapa individu memegang tampuk kepemimpinan tetapi ada bermacam-macam pemimpin yang mempunyai pandangan kearah kemajuan ,bila diperlukan memudahkan munculnya tahapan-tahapan kemunculan spontan.
Kebutuhan suatu tipe kepemimpinan diperlukan dan ditentukan secara situasional.pada situasi tertentu diperlukan adanya jaringan aau umpan balik formal an pada keranga lain diperlukan adanay suatu kerangka kerja yag kuat dengan tujuan serta pengaturan waktu yang pasti dalam menngorganisasian kegiatannya.
Pemimpin yang berpengalaman akan mampu mengevaluasi situasi yang terjadi ,bila diperlukan mampu memegang komando
Namun cukup fleksibel untuk melonggarkan dan melepaskannya .
Kecakapan ini memungkinkan adanya berbagai jalur yang tindakannya fleksibel tetapi pasti.